Beranda Indeks Product Inilah Alasan Apple Tidak Bikin MacBook Layar Sentuh

Inilah Alasan Apple Tidak Bikin MacBook Layar Sentuh

Apple MacBook

Jakarta, Itech – Saat ini sudah banyak laptop atau komputer desktop layar sentuh yang beredar di pasar tetapi Apple masih tetap menggunakan laptop konvensional untuk setiap varian Mac-nya.

Padahal, laptop layar sentuh sangat memudahkan pengguna dalam mengoperasikan perangkat komputer.

Apple telah mengumumkan aplikasi iOS dapat terintegrasi dengan perangkat MacOS di akhir tahun ini dalam ajang WWDC 2018. Para pengembang aplikasi Apple berharap dapat menggunakan UIKit untuk menghubungkan aplikasi iOS ke Mac dengan perubahan kode minimal.

Pengumuman Apple itu membuat beberapa pengguna Apple mengharapkan perangkat Mac dapat mendukung penggunaan layar sentuh. Sayangnya, Apple pun langsung membantah Mac layar sentuh segera hadir di pasar.

“Kami berikir letak ergonomi Mac adalah tangan Anda bertumpu pada permukaan. Mengangkat tangan Anda dan menekan layar adalah hal yang melelahkan,” kata Craig Federighi (Senior Vice President of Software Engineering Apple) seperti dikutip Digital Trends.

“Saya tidak percaya kehadiran layar sentuh dapat mempercepat suatu pekerjaan lebih baik dari konvensional,” ucapnya.

Tak hanya itu, Apple juga telah memiliki peraturan dan tradisi bahwa layar sentuh hanya untuk iPhone dan iPad. Sedangkan, MacOS tetap menggunakan cara konvensional yaitu keyboard dan mouse.

MacOS Mojave OS 10.14

Apple resmi meluncurkan sistem operasi terbarunya mac OS 10.14 atau Mojave dalam konferensi pengembang tahunan Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) 2018.

Nama Mojave sendiri adalah gurun yang berada di bagian California Selatan dan bagian kecil California Utara, Utah Barat Daya, Nevada Selatan, dan Arizona Barat Laut. Penamaan ini menarik mengingat Apple biasanya memilih nama-nama gunung di California untuk julukan macOS.

“Saat malam Mojave sangat indah. Ini yang menginspirasi salah fitur baru kami,” kata Craig Federighi (Apple SVP of Software Engineering) seperti dikutip The Verge.

Sistem operasi Mojave memiliki fitur baru dark mode yang membuat semua tampilan macOS akan berubah menjadi gelap, mulai dari dock, task bar, hingga chrome di bagian aplikasi.

Fitur Dark Mode sangat berguna untuk memberikan kenyaman pengguna ketika melakukan kegiatan komputasi di malam hari. Selain itu, Apple pun juga memperbarui tampilan Mac App Store sehingga terlihat lebih segar dan makin memudah mengekplorasi aplikasi.

Kemudian, macOS 10.14 juga menghadirkan aplikasi baru seperti Apple News, Voice Memos, Home dan Stacks. Stacks, merupakan cara baru untuk membersihkan desktop yang berantakan.

Kini sistem peramban Safari dapat memblokir media sosial yang melacak pengguna. Fitur Finder yang ada di Galery View dapat men-scroll preview file dan ada juga fitur Dynamic Desktop yang dapat menghadirkan live wallpaper di perangkat Mac.

macOS Mojave baru tersedia pada musim gugur tahun ini atau sekitar September atau Oktober.

macOS Mojave akan tersedia di beberapa perangkat Apple seperti MacBook, early 2015 atau terbaru, MacBook Air, mid 2012 or terbaru, Mac Mini, late 2012 or terbaru
MacBook Pro, mid 2012 or terbaru, iMac, late 2012 or terbaru, iMac Pro dan Mac Pro, late 2013, and mid 2010 dan mid 2012 yang dilengkapi GPU yang mendukung Metal

Update macOS itu akan dikirimkan over-the-air (OTA) ke pengguna dan versi developernya sudah tersedia untuk diujicoba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here