Beranda Indeks Digital Ganti Bisnis Model, WhatsApp Mulai Raup Untung

Ganti Bisnis Model, WhatsApp Mulai Raup Untung

Ilustrasi WhatsApp

Jakarta, Itech – WhatsApp hari ini mengumumkan pendapatan pertamanya dari sektor bisis enterprise. Strategi Facebook yang membeli WhatsApp senilai USD19 miliar pada 2014 mulai membuahkan hasil dari sisi bisnis.

Pendapatan WhatsApp itu berasal dari aplikasi WhatsApp Business API yang memungkinkan para pengusaha dan profesional menjawab pesan dari pelanggan atau pengguna secara cuma-cuma selama 24 jam.

WhatsApp membebankan biaya berdasarkan negara dari setiap pesan yang terkirim. WhatsApp baru managih biaya kepada pesan-pesan yang telat dibalas setelah 24 jam sejak pengguna membalas pesan terakhir.

Ketika pengguna WhatsApp API sudah kecandungan dan bergantungan dengan aplikasi tersebut, WhatsApp dapat membebankan biaya untuk semua pesan.

Karena, para pengusaha dan profesional harus cepat merespon pesan klienya atau mereka harus membayar lebih banyak lagi terutama pesan-pesan yang masuk pada hari libur dan akhir pekan.

Para profesional dan perusahaan bisa membalas pesan para pelanggannya dan API akan membantu mereka secara otomatis, termasuk konfirmasi pengiriman barang, mengingatkan janji dan tiket acara.

Para pengguna WhatsApp For Business yang berjumlah 3 juta orang dapat menggunakan aplikasi itu untuk menjawab pesan-pesan yang telat, satu persatu secara gratis seperti dirangkum dari Tech Crunch.

Paling penting, WhatsApp menjamin semua pesan pengguna WhatsApp App akan terlindungi dengan sistem keamanan enkripsi end-to-end.

Tentunya, itu bertolak belakang dengan pemberitaan di Washington Post bahwa sistem enkripsi WhatsApp API sangat lemah dan membuat Jan Koum (CEO WhatsApp) kala itu mengundurkan diri dari WhatsApp dan Facebook pada April.

Selain itu, WhatsApp berencana memasang iklan pada “kembaran Snapchat Stories” yaitu Status yang memiliki 450 juta pengguna.

“Saat ini WhatsApp belum memasang iklan pada Status walaupun kami akan melakukannya di masa depan mulai awal tahun depan. Kami akan melakukan secara pelan-pelan dan berhati-hati,” ujar juru bicara WhatsApp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here