Beranda Indeks PJB Gandeng BPPT Dorong Penyediaan Energi Listrik Nasional

PJB Gandeng BPPT Dorong Penyediaan Energi Listrik Nasional

Jakarta, Itech- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), dalam rangka mengkaji penerapan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).  Penandatangan nota kesepahaman (MoU)  BPPT dengan PJB bertujuan untuk mendukung kegiatan pengembangan teknologi sekaligus meningkatkan penguasaan teknologi anak bangsa.

“BPPT memiliki peran kerekayasaan, kliring teknologi, audit teknologi, difusi dan komersialisasi, alih teknologi dan intermediasi. Dengan sumber daya yang dimiliki, BPPT berharap dapat memberikan kontribusi dalam penyelesaian permasalahan pembangkit listrik di PJB,” ungkap Kepala BPPT Unggul Priyanto di Gedung BPPT, Jumat (9/3).

Unggul juga mengatakan, masing-masing PLTU menghadapi tantangan tersendiri, khususnya dalam hal penyediaan bahan bakar, menjaga konsistensi kinerja pembangkit, dan isu lingkungan.  Namun Unggul mengakui ketergantungan terhadap bahan bakar minyak dan gas dalam pengoperasian pembangkit juga menjadi permasalahan tersendiri bagi PLTU.

Karena itu, tambah  Unggul, kerjasama tersebut  ditujukan untuk memberi solusi khususnya kepada pihak PJB untuk mengurangi biaya bahan bakar pada pengoperasian PLTU. Apalagi, BPPT secara konsisten mengembangkan kapasitas dan kapabilitas laboratorium pembangkit listrik tenaga surya sebagai salah satu sumberdaya yang penting dan kompetitif.

Sementara Direktur Utama PT Pembangkit Jawa-Bali Iwan Agung Firstantara mengatakan, MoU ini sangat dibutuhkan didalam menerapkan teknologi-teknologi seperti didalam gas turbin yang sebagian besar berbahan bakar gas. Selain itu, penggunaan  bahan bakar alternatif  lain yang lebih murah dari gas akan diterapkan.

“Ke depan, dengan teknologi yang mumpuni,  PJB akan membangun floating PV di atas danau. Teknologi yang ada dan baru bagi kami tentu perlu ada kajian-kajian dan studi kelayakan, diharapkan bisa kita kerjasamakan,” tambahnya.

Saat ini,   BPPT tengah melakukan pengkajian mengenai Katalysch Drucklose Verlung yang dikenal dengan nama teknologi KDV. Teknologi KDV merupakan teknologi depolimerisasi katalitik dengan tekanan rendah yang mampu mengolah batubara muda, biomassa, dan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak yang memiliki kualitas setara spesifikasi yang dipersyaratkan oleh mesin generator pembangkit listrik. Produk bahan bakar minyak setara solar diharapkan dapat menjadi solusi untuk substitusi bahan bakar eksisting yang relative berfluktuatif di sisi harga. (red/ju)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here