Beranda Article BEKRAF Luncurkan buku Outlook Ekraf (Opus) 2017

BEKRAF Luncurkan buku Outlook Ekraf (Opus) 2017

Jakarta, Itech- Ekonomi kreatif diyakini mampu menjadi poros ekonomi terbaru di masa yang akan datang. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bertugas untuk membangun usaha ekonomi kreatif di Indonesia serta memiliki target berupa kontribusi sektor ekonomi kreatif pada pertumbuhan domestik bruto, tenaga kerja dan nilai ekspor.

Pemaparan hasil kinerja dan pencapaian BEKRAF hingga tahun 2017 dirangkum dalam buku Outlook Ekraf (Opus) 2017. Diharapkan, buku Opus 2017 dapat memberikan pencerahan dan perspektif terkini mengenai peluang serta potensi Ekraf Indonesia. “Kami juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ekosistem Ekraf yang baik di Indonesia” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munafdi Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif pada 2015 telah berhasil menyumbang sekitar 852 triliun rupiah atau sebesar 7,83 persen terhadap total PDB Indonesia. “Ekonomi Kreatif (Ekraf) berpotensi menjadi poros ekonomi di masa mendatang hal ini disebabkan oleh kemampuannya untuk menyerap banyak tenaga kerja melalui lapangan pekerjaan baru yang tercipta, ekspor ke berbagai negara juga peningkatan nilai tambah. Hal ini lah yang berusaha dikembangkan oleh BEKRAF sejak 2015,” ujar Triawan.

Ditunjang oleh ilmu teknologi, pengetahuan, informasi dan inovasi yang mumpuni, EKRAF mampu memberikan dampak yang besar. Menurut hasil riset gabungan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan BEKRAF pada 2015 sektor Ekraf berhasil menyerap 15,9% tenaga kerja dan menyumbangkan nilai ekspor sebesar 19,4 miliar dolar AS. Untuk mengembangkan potensi Ekraf, BEKRAF merangkul 16 sub-sektor usaha kreatif dalam arah kebijakan Ekraf yang terdiri dari kreasi, produksi, distribusi, konsumsi dan konservasi untuk menciptakan ekosistem yang baik di masa depan. (red/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here